Ini adalah salah satu slide dari Pelatihan online "Mengenal Yesus". Daftar Pelatihan untuk melihat lebih banyak.
Alkitab mengajarkan bahwa Allah adalah Allah yang penuh kasih. Dia ingin menyelamatkan manusia, yaitu untuk membebaskan manusia dari kehancuran dan kutukan dosa, dan memperbaiki hubungan yang rusak. Namun, bagaimana Dia dapat melakukannya? Bagaimana mungkin Allah bisa adil namun membenarkan atau memaafkan orang berdosa?
Satu-satunya solusi adalah seseorang yang tidak bersalah, tanpa dosa, yang secara sukarela membayar kesalahan kita. Hanya ada satu kemungkinan. Karena kita semua bersalah, maka Allah sendiri adalah satu-satunya di alam semesta yang mampu menanggung dosa-dosa seluruh dunia.
Alkitab mengajarkan bahwa Allah menjadi manusia untuk melakukan hal itu. Nama-Nya adalah Yesus Kristus, dan kita merayakan kelahiran-Nya pada hari Natal.
Yesus berkata tentang diri-Nya sendiri, “Akulah Alfa dan Omega, yang awal dan yang akhir” (Wahyu 22:13). Yesus mengatakan bahwa Dia tidak memiliki permulaan, yaitu bahwa tidak ada yang menciptakan-Nya. Dia “adalah gambar Allah yang tidak kelihatan” (Kolose 1:15). Dia bersifat keduanya, yaitu bersifat ilahi maupun manusiawi.
Selama hidup-Nya di bumi, Yesus menghadapi godaan yang sama seperti kita, namun tetap tidak berdosa. Meskipun Dia tidak bercacat, Dia rela menanggung hukuman atas dosa kita. Tindakan kasih-Nya yang tertinggi bagi kita diwujudkan dengan Dia mati menggantikan kita.
Ketika Yesus memberikan nyawa-Nya, Dia menutupi dosa kita. Dengan berbuat seperti itu, maka itu memungkinkan Allah untuk melihat kita dan tidak lagi melihat dosa kita, tetapi melihat ketaatan dan kekudusan Yesus yang sempurna. Tanpa Yesus, dosa kita membuat kita terpisah dari Allah. Tetapi dengan Yesus, dosa-dosa kita dibasuh dan hubungan kita dengan Allah dipulihkan, menyelamatkan kita dari kematian rohani.
Tetapi bukan itu saja. Setelah kematian-Nya, Yesus dikuburkan di dalam kubur dan tiga hari kemudian hidup kembali! (Kebangkitan-Nya dari kematian inilah yang kita sebut sebagai kebangkitan.) Dia telah mengatakan kepada para pengikut-Nya bahwa begitulah yang akan terjadi. Dengan bangkit dari kematian seperti yang Dia katakan, Dia menunjukkan kebenaran tentang siapa diri-Nya yang sesungguhnya, yaitu Sang Pemberi Kehidupan, Allah yang menjadi manusia. Dia juga mengalahkan kematian fisik, sehingga memungkinkan kita untuk dibangkitkan seperti Dia dan hidup selamanya bersama-Nya.
Semua yang telah Yesus bayar dengan nyawa-Nya, yaitu pengampunan, penebusan, kehidupan kekal; semuanya adalah hadiah dari Tuhan untuk kita. Karunia kasih ini tersedia bagi semua orang yang bertobat (atau berbalik) dari dosa mereka dan percaya kepada Yesus. Dia memanggil kita untuk mempercayai Dia sebagai Juruselamat kita dan mengembalikan tempat-Nya yang sah sebagai Tuhan atas hidup kita.
Jika Saudara sudah percaya kepada Yesus, semua rasa bersalah akan hilang. Dia telah menghapus semua dosa Saudara; bukan hanya sebagian, tetapi semuanya! Dosa yang memisahkan Saudara dari Allah telah dihapuskan. Seperti yang dikatakan Alkitab, alih-alih melawan Dia, Saudara telah menjadi sahabat-Nya: “Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.” (Roma 5:1).
Gunakan doa di bawah ini sebagai panduan:
"Ya Tuhan, saya tahu saya orang berdosa, dan saya mohon pengampunan-Mu. Saya percaya bahwa Yesus Kristus adalah penebus dosa saya. Saya percaya bahwa Dia telah mati untuk dosa-dosa saya dan Engkau telah membangkitkan Dia kembali. Saya mau mempercayai-Nya sebagai Juruselamat saya dan mengikuti-Nya sebagai Tuhan, mulai hari ini dan seterusnya. Tuntunlah hidup saya dan tolonglah saya untuk melakukan kehendak-Mu. Saya berdoa dalam nama Yesus. Amin."
Daftar di pelatihan online gratis ini!
Hmm, aneh - tampaknya permintaan Anda mengalami kendala, silakan muat ulang halaman atau coba lagi nanti. Jika masalah berulang %hubungi_kami%